Jumat, 06 Juni 2014

Mata Ujian : Tes Potensi Akademik
Jumlah Soal : 75 Butir
Waktu : 60 Menit ( 1 Jam)

KEMAMPUAN VERBAL
NOMOR 1 – 25
Nomor 1 –5

1. REDUP = _____
(A) Terang
(B) Temaram
(C) Gelap
(D) Mendung
Jawaban : B

Redup = tidak terang; kurang terang atau
hampir padam; suram; remang-remang;
temaram (agak gelap), reda, redam,
perlahan-lahan berkurang intensitasnya
(cahaya atau marah, dsb).

2. KINANTAN = _____
(A) Ayam Jago
(B) Ayam Putih
(C) Ayam Jantan
(D) Ayam Petelur
Jawaban : B

Kinantan = ayam putih total (mulai dari bulu
sampai kulit, dsb.)

3. DEMAGOGI = _____
(A) Menghasut
(B) Menghina
(C) Membela
(D) Mempelajari
Jawaban : A

Demagogi = istilah dalam politik untuk
menyatakan atau memperoleh kekuasaan
dengan jalan menghasut dan membangkitkan
emosi rakyat dalam pidato-pidatonya.

4. LEJAR = _____
(A) Lemas
(B) Lemah
(C) Penat
(D) Lesu
Jawaban : C

Lejar = suatu keadaan di mana seseorang
merasa sangat penat (letih) sehabis
melakukan sesuatu.

5. DISPENSASI = _____
(A) Pelarangan
(B) Kelonggaran
(C) Perizinan
(D) Pencegahan
Jawaban : B

Dispensasi = izin pembebasan; kelonggaran
dari suatu kewajiban atau larangan.

Nomor 6 –10

Masing-masing soal terdiri atas satu kata yang
dicetak dengan huruf besar (huruf kapital) diikuti
empat kemungkinan jawaban. Pilihlah satu
jawaban bertanda A, B, C, atau D yang
mempunyai arti berlawanan atau bertentangan
arti kata yang dicetak dengan huruf kapital.

6. TENTATIF > < _____
(A) Tepat
(B) Jelas
(C) Pasti
(D) Langsung
Jawaban : C

Tentatif = (1) belum pasti; masih dapat
berubah: Menteri Riset dan Teknologi
mengakui bahwa data itu belum final, masih
…; (2) sementara waktu: penonaktifannya
hanya bersifat …
Jadi : lawannya TENTATIF adalah Pasti

7. QUASI > < _____
(A) Nyata
(B) Langsung
(C) Lemah
(D) Turun
Jawaban : A

Quasi = hampir spt; seolah-olah: kita tidak
akan terpengaruh pada alasan yang – ilmiah
Jadi : lawannya QUASI adalah Nyata

8. TELAGA > < _____
(A) Lautan
(B) Sumur
(C) Danau
(D) Mata Air
Jawaban : A

Telaga = genangan air yang cukup luas dan
dalam di daratan, lawannya adalah genangan
air yang sangat luas yang melingkupi daratan
(laut/lautan).
Jadi : lawannya TELAGA adalah Lautan

9. ROBOH > < _____
(A) Runtuh
(B) Miring
(C) Hancur
(D) Tegak
Jawaban : D

Roboh = (1) runtuh (barang yang besarbesar,
seperti rumah, tembok, dsb); 2 jatuh,
rebah (pohon-pohonan, tanaman dsb),
lawannya adalah tegak.
Jadi : lawannya ROBOH adalah Tegak


3



10. KEDAP > < _____
(A) Rapat
(B) Tembus
(C) Lambat
(D) Tertutup
Jawaban : B

Kedap = kerap dan rapat sekali; tertutup rapat
sehingga tidak dapat dimasuki sesuatu,
Jadi : lawannya KEDAP adalah Tembus

Nomor 11 – 15

Pilihlah kata pada alternatif jawaban (A, B, C, D)
yang paling tepat untuk melengkapi pasangan
kata pada ruas sebelah kanan!

11. DAUN : DURI = TERATAI : _______
(A) Ranting
(B) Kapur
(C) Kamboja
(D) Kaktus
Jawaban : D

teratai mempunyai daun sepola dengan
kaktus mempunyai duri
Daun : Duri = Teratai : Kaktus

12. IKAN MAS : IKAN PAUS = INSANG : _____
(A) Rusa
(B) Paru –Paru
(C) Anjing
(D) Air Tawar
Jawaban : B

Ikan Mas : Ikan Paus = jenis-jenis ikan sepola
dengan jenis – jenis alat pernafasan = Insang
: Paru – Paru

13. KEPAK : SAYAP = _____ : _____
(A) Hirup : Oksigen
(B) Sandar : Kepala
(C) Hentak : Kaki
(D) Tarik : Tali
Jawaban : C

Hentak : Kaki (sayap dikepakkan agar bisa
terbang, kaki dihentakkan agar bisa jalan)
Kepak : Sayap = Hentak: Kaki

14. KULlT: RABA = _____ : _____
(A) Hidung : Hisap
(B) Beras : Padi
(C) Obat : Batuk
(D) Telinga : Dengar
Jawaban : D

Kulit : Raba = Telinga : Dengar (panca indra)

15. SEPATU : JALAN = _____ : _____
A. Pensil : Makan
B. Garpu : Makan
C. Sisir : Rambut
D. Buku : Baca
Jawaban : (B)

Sepatu digunakan untuk berjalan. Garpu
digunakan untuk makan, sehingga : Sepatu :
Jalan = Garpu : Makan

Nomor 16 – 20

Pilihlah pasangan kata yang paling tepat untuk
mengisi titik—titik (....) pada bagian awal dan akhir
kalimat, agar antar bagian kalimat tersebut
memiliki huhungan yang analogis!

16. … berhubungan dengan KAPAL,
sebagaimana BANDARA berhubungan
dengan …
(A) naik – turun
(B) besar – ramai
(C) berlabuh – lepas landas
(D) pelabuhan – pesawat terbang
Jawaban : D

PELABUHAN merupakan tempat berhentinya
KAPAL dan BANDARA merupakan tempat
berhentinya PESAWAT TERBANG.

17. ... berhubungan dengan PUISI, sebagaimana
PEMAHAT berhubungan dengan ...
(A) Khairil Anwar – seniman.
(B) syair – bate
(C) baca – seni
(D) penyair – patung
Jawaban : D

Hasil karya seorang PENYAIR adalah PUISI
dan hasil karya PEMAHAT adalah sebuah
PATUNG.

18. … berhubungan dengan SISWA,
sebagaimana DOSEN berhubungan dengan

(A) guru – perguruan tinggi
(B) guru – kuliah
(C) mahasiswa – guru
(D) belajar – pengajar
Jawaban : C

SISWA di perguruan tinggi disebut
MAHASISWA dan GURU di perguruan tinggi
disebut DOSEN.

19. ... berhubungan dengan PADI, sebagaimana
BUAH berhubungan dengan ...
(A) kuning -merah
(B) makanan pokok -minuman pokok
(C) petani -pedagang
(D) sawah -vitamin
Jawaban : D

SAWAH menghasilkan PADI dan BUAH
menghasilkan VITAMIN.

20. … berhubungan dengan DAGING,
sebagaimana VITAMIN berhubungan dengan

(A) protein – buah
(B) makanan – minuman
(C) serat – sayur
(D) utama – suplemen
Jawaban : A

4



5
Salah satu sumber PROTEIN adalah
DAGING dan salah satu sumber VITAMIN
adalah BUAH.
Nomor 21 – 25
Pilihlah pasangan kata yang paling tepat untuk
mengisi titik-titik (....) pada bagian tengah kalimat,
agar antar bagian kalimat tersebut memiliki
analogi hubungan yang sama!
21. RABUN berhubungan dengan ...,
sebagaimana ... berhubungan dengan ABU.
(A) mata – dupa
(B) penglihatan – kayu
(C) buta – arang
(D) remang-remang – api
Jawaban : C
Setelah RABUN dapat menjadi BUTA dan
setelah ARANG dapat menjadi ABU.
22. RAMAI berhubungan dengan ...,
sebagaimana ... berhubungan dengan
RUMIT.
(A) gegap gempita – pusing
(B) bising – sulit
(C) riuh – masalah
(D) gaduh – sederhana
Jawaban : B
Situasi RAMAI yang terus menerus
menjadikan BISING dan masalah SULIT yang
terus menerus menjadikan RUMIT.
23. DAHAN berhubungan dengan ...,
sebagaimana ... berhubungan dengan
BADAN.
(A) pohon – tangan
(B) hijau – kepala
(C) klorofil – tubuh
(D) rumput – kaki
Jawaban : A
DAHAN merupakan bagian dari POHON dan
TANGAN merupakan bagian dari BADAN.
24. RENANG berhubungan dengan ...,
sebagaimana ... berhubungan dengan JARI.
(A) kolam – lengan
(B) air – tangan
(C) gaya katak – ibu jari
(D) olahraga – telunjuk
Jawaban : D
RENANG merupakan salah satu nama
OLAHRAGA dan TELUNJUK merupakan
salah satu nama JARI.
25. KARYAWAN berhubungan dengan ...,
sebagaimana ... berhubungan dengan
TURUN MINUM (ISTIRAHAT).
(A) perusahaan – minuman
(B) cuti – sepak bola
(C) karyawati – pemain
(D) pensiun – haus
Jawaban : B
KARYAWAN akan CUTI jika akan beristirahat
dan dalam SEPAKBOLA akan TURUN
MINUM jika akan beristirahat.
KEMAMPUAN NUMERIK
NOMOR 26 – 50
Nomor 26 –40
Pilihlah jawaban yang paling tepat untuk setiap
soal!
26. 2 - ..
.... ..
......
=
(A) -6
(B) -2
(C) -1
(D) 2
Jawaban : B
2 -
3
1 - 1
2 + 2
= 2 -
3
1 -14
= 2 -
3
34
= 2 - 4
= -2
27. 33 ..
..% dari ( 0,125 + 0,043 + 0,021) adalah
(A) 0,630
(B) 0,540
(C) 0,063
(D) 0,054
Jawaban : C
33 ..
..% merupakan nama lain dari ..
.., sehingga
1
3
(0,125 + 0,043 + 0,021) =
1
3
(0,189) = 0,063
28. 5.. + 5.. + 5.. + 5.. + 5.. = 5.., maka nilai
n adalah
(A) 3
(B) 4
(C) 5
(D) 243
Jawaban : B
5.. .... ..+.. ..5...... +.... 5...... ..+.. ..5...... +.... 5....
.................... .. ........
= 5.. . 5 × 5..
= 5.. . 5...... = 5.. . .. = 4
29. Nilai 4v12 - 3v48 + v108 adalah
(A) 2v3
(B) 3v3
(C) 4v3
(D) 6v3
Jawaban : A
4 · 2v3 - 3 · 4v3+ 6v3 = (8 - 12 + 6)v3
= 2v3
30. Jika .. dan .. bilangan bulat genap, dengan
23 < .. < 26 dan 24 < .. < 27, maka
(A) .. = ..
(B) .. < ..
(C) .. > ..
(D) 2.. < ..
Jawaban : B

6
.. dan .. bilangan bulat genap
. 23 < .. < 26 . .. = 24
. 24 < .. < 27 . .. = 26
Jadi .. < ..
31. Untuk menganalisis suatu data, komputer
memerlukan waktu 2 jam 55 menit. Jika
komputer mulai menganalisis data tersebut
pada pukul 22.40, maka komputer akan
selesai menganalisis pada pukul
(A) 02.55
(B) 01.35
(C) 00.55
(D) 23.55
Jawaban : B
22.40 + 2 jam 55 menit
= 00.00 + 95 menit
= 00.00 + 1 jam + 35 menit
= 01.35
32. Luas dari suatu persegi A adalah 9 cm2. Jika
keliling dari persegi B adalah 3 kali keliling
persegi A, maka luas dari persegi B adalah
(A) 18 cm2
(B) 27 cm2
(C) 36 cm2
(D) 81 cm2
Jawaban : D
.... = 9 . .... = 3 . .... = 4.... = 12
Keliling persegi B adalah 3 kali keliling A,
sehingga
.... = 3.... = 3 · 12 = 36
Untuk .... = 36 maka .... = ....
.. = 9, akibatnya
.... = 9.. = 81
33. Jika panjang suatu persegi panjang ditambah
10% dan lebarnya dikurangi 10%, maka luas
persegi panjang tersebut adalah
(A) bertambah 1%
(B) berkurang 1%
(C) bertambah 10%
(D) berkurang 10%
Jawaban : B
Misalkan .. adalah panjang dari persegi
panjang dan l adalah lebar dari persegi
panjang.
.. = ..l
jika panjang ditambahi 10% sehingga menjadi
.... = .. + 10%.. = 1,1..
dan lebar dikurangi 10% sehingga menjadi
l.. = l - 10%l = 0,9l
Jadi luas sekarang menjadi
.... = ....l.. = (1,1..)(0,9l) = 0,99..l
Akibatnya
.... - .. = 0,99..l - ..l = -0,01..l
atau dengan kata lain luasnya berkurang 1%
34. Jika 6 pria dan 8 anak laki-laki dapat
melakukan sebuah pekerjaan dalam 10 hari,
sedangkan 26 pria dan 48 anak lakilaki
dapat melakukan hal yang sama dalam 2
hari, maka waktu yang dibutuhkan oleh 15
pria dan 20 anak laki-laki dalam melakukan
jenis peker-jaan yang sama adalah
(A) 4 hari
(B) 5 hari
(C) 6 hari
(D) 7 hari
Jawaban : A
Misalkan .. adalah kecepatan 1 pria dalam 1
hari dan .. adalah kecepatan 1 anak laki-laki
dalam 1 hari, sehingga
. 6.. + 8.. = ..
....
. 26.. + 48.. = ..
..
dengan menyelesaikan sistem persamaan di
atas diperoleh .. = ..
...... dan .. = ..
......
Sehingga dalam 1 hari, jika pekerjaan
tersebut dilakukan oleh 15 pria dan 20 maka
15 ..
1
100
.. + 20 ..
1
200
.. =
15
100
+
10
100
=
1
4
Jadi pekerjaan tersebut akan diselesaikan
dalam 4 hari
35. Sarah mempunyai 7 apel, 5 mangga, dan 3
jeruk. Banyaknya tambahan jeruk yang harus
Sarah beli sehingga perbandingan banyaknya
keseluruhan buah dan banyaknya jeruk yang
dia miliki menjadi 3 : 1 adalah
(A) 2
(B) 3
(C) 4
(D) 5
Jawaban : B
Misalkan .. adalah banyaknya jeruk yang
harus dibeli Sarah, sehingga diperoleh
kesamaan
.
7 + 5 + 3 + ..
3 + ..
=
3
1
.
15 + ..
3 + ..
=
3
1
. 15 + .. = 3(3 + ..) . 2.. = 6
. .. = 3
36. Berdasarkan suatu tes, kelas A, B, dan C
mamperoleh nilai rata-rata barturut-turut 7,2;
7,5; dan 8,0. Jika jumlah siswa A, B, dan C
berturut-turut 35 orang, 40 orang, dan 45
orang maka nilai rata-rata seluruh siswa
adalah ....
(A) 7,560
(B) 7,575
(C) 7,600
(D) 7,628
Jawaban : (C)
Nilai rata-rata =
..7,2x35. . .7,5x40. . .8x45..: .35 . 40 . 45.
. .252 . 300 . 360.: 120 . 912 : 120 . 7,6
37. Sebuah keluarga memiliki lima anak. Anak
termuda berusia x tahun dan yang tertua
berusia 2x. Tiga anak lainnya berturut-turut
berusia x + 2, x + 4,dan 2x - 3. Jika rata-rata

7
usia kelima anak tersebut adalah 16 tahun,
berapakah usia anak kedua?
(A) 19
(B) 22
(C) 11
(D) 15
Jawaban : (A)
. . 16 x 11
5
7x 3
5
x (x 2) (x 4) (2x 3) 2x 16
. . .
.
. . . . . . . .
Anak kedua = 2x – 3 = 22-3 = 19
38. Sejenis produk dijual dengan 2 kali potongan
(diskon) berturut-turut, yaitu 20% dan setelah
itu 15%. Berapakah jumlah seluruh diskon?
(A) 30%
(B) 32%
(C) 34%
(D) 35%
Jawaban : (B)
Diskon I 20%
Diskon II 15% x (100-20)%
= 12%
total diskon = 20% + 12%
= 32%
39. Sebuah perusahaan mengurangi jam kerja
pegawainya dari 40 jam per minggu menjadi
36 jam per minggu tanpa mengurangi gaji.
Jika seorang pegawai tadinya dibayar Rp
90.000 per jam, berapa rupiah gaji per jamnya
sekarang?
(A) 130.000
(B) 120.000
(C) 110.000
(D) 100.000
Jawaban : (D)
40x90.000/36 = 100.000
40. Dari 60 orang anak diketahui bahwa 37 orang
diantaranya menyukai sayuran,19 orang
menyukai ikan dan x orang tidak menyukai
keduanya. Berapa orang anak yang menyukai
sayuran dan ikan?
(A) x + 4
(B) x – 4
(C) x – 56
(D) – x + 56
Jawaban : (B)
n(S)= 60
n (A)=37
n (B)= 19
. .
. . . . . .
.B. n.A B.
n S n A B n A n
n A B x
1
1
. .
. . . .
. .
. .
. .
x - 4
n A B x 56 60
60 x 37 19 n A B
.
. . . .
. . . . .
Nomor 41 –50
Pilihlah bilangan paling tepat yang merupakan
kelanjutan dari pola deretan bilangan pada setiap
soal!
41. 3 – 3 – 6 – 9 – 15 – 24 . __ . __
(A) 33 dan 55
(B) 31 dan 51
(C) 39 dan 63
(D) 36 dan 73
Jawaban : C
3 3 6 9 15 24 39 63
Deret angka dengan menjumlahkan 2 angka
sebelumnya.
Jadi 3 + 3 = 6; 3 + 6 = 9; 6 + 9 = 15; 9 + 15 =
24; 15 + 24 = 39 dan 24 + 39 = 63
42. 16 – 12 – 15 – 13 – 14 . __ . __
(A) 12
(B) 14
(C) 15
(D) 17
Jawaban : B
+1 +1
16 12 15 13 14 14
-1 -1
Anga tebal di kurangkan 1 dan yang digaris
bawah ditambah 1. Jadi 13 + 1 = 14
43. 5–6–7–5–6–7–8–5–6–7–8–9 . __ . __
(A) 5 dan 6
(B) 7 dan 6
(C) 12 dan 9
(D) 10 dan 9
Jawaban : A
5–6–7 – 5–6–7–8 – 5–6–7–8–9 . 5–6–7–8–9–10
Pola deret kelompok 3, 4, 5 dst dan angka
pertama tiap kelompok dimulai dari angka 5
Kelompok 1 = 5 6 7 = 3 angka
kelompok 2 = 5 6 7 8 = 4 angka
kelompok 3 = 5 6 7 8 9 = 5 angka
kelompok 4 = 5 6 7 8 9 10 = 6 angka
44. 5 – 7 –10 – 12 – 15 – __
(A) 13
(B) 14
(C) 16
(D) 17
Jawaban : D
5 7 10 12 15 17
+ 2 + 2 + 2
Deret 2 angka dengan angka kedua adalah
penjumlahan angka pertama ditambah 2.
jadi 5 + 2 = 7; 10 + 2 = 12 dan 15 + 2 = 17

8
45. 11 – 19 – 27 – 9 – 17 – 25 – 7 . __ . __
(A) 15 dan 22
(B) 15 dan 15
(C) 15 dan 23
(D) 26 dan 23
Jawaban : C
11 19 27 9 17 25 7 15 23
Deret 3 angka bergantian dengan
mengurangkan 2
Deret angka nomor 2 (cetak tebal dan garis
bawah) yaitu 19 – 2 = 17 dan 17 – 2 = 15
Deret angka nomor 3 (cetak tebal) yaitu 27 –
2 = 25 dan 25 – 2 = 23
46. 13 – 8 – 16 – 5 – 19 – 2 – 22 . __ . __
(A) 2 dan 32
(B) -1 dan 25
(C) 32 dan 64
(D) 35 dan 32
Jawaban : B
-3 -3 -3
13 8 16 5 19 2 22 -1 25
+ 3 + 3 + 3 +3
Deret berselang-seling, angka bergaris bawah
(+3) dan angka cetak tebal (-3).
Jadi 2 – 3 = - 1 dan 22 + 3 = 25
47. 50 – 40 – 100 – 90 – 150 . __ . __
(A) 140
(B) 100
(C) 60
(D) 50
Jawaban : A
+50 +50
50 40 100 90 150 140
Deret angka bergantian dengan
menjumlahkan 50.
Jadi 40 + 50 = 90 dan 90 + 50 = 140
48. 7 – 18 – 40 – 84 – 172 – __
(A) 181
(B) 216
(C) 184
(D) 348
Jawaban : D
Deret ini mempunyai 2 pola. Pola pertama
tiap suku dikurangi dengan suku sebelumnya.
Berdasarkan pola pertama, maka muncul pola
kedua, yaitu dikalikan 2. Jadi angka yang
harus diisikan adalah 172 + 176 = 348.
49. 1 – 2 – 4 – 6 – 7 – 10 __
(A) 13
(B) 11
(C) 12
(D) 14
Jawaban : A
Pala deret ini adalah +1, +2, +2, +1, +3, +3,
dan seterusnya. Jadi angka yang harus
diisikan adalah 10 + 3 = 13.
50. 9 – 6 – 12 – 9 – 18 – 15 – __
(A) 70
(B) 30
(C) 40
(D) 65
Jawaban : B
Deret ini mempunyai pola bersusun. Jadi,
angka yang harus diisikan adalah 18 + 12 =
30.
KEMAMPUAN LOGIKA
NOMOR 51 – 75
Nomor 51 – 55
Pilihlah simpulan yang paling tepat dari
pernyataan-pernyataan yang tersedia pada setiap
soal!
51. Buku-buku yang diletakkan dalam rak
berkode S diterbitkan oleh penerbit A.
Buku-buku yang diletakkan di rak S harganya
murah.
Tidak ada satu pun buku Matematika di rak
itu.
Simpulan yang tepat tentang penerbit A
adalah
(A) tidak menerbitkan buku yang murah
(B) tidak menerbitkan buku yang tidak murah
(C) menerbitkan buku yang tidak murah
(D) menerbitkan buku Matematika yang
murah
Jawaban : B
Rak Kode S . Penerbit A
Penerbit A . Harga Murah
Jadi, penerbit A tidak menerbitkan buku yang
tidak murah.

52. Para pedagang di Kampung Melayu memiliki
pinjaman uang di Bank Rakyat.
Bank Rakyat mensyaratkan jaminan dari
orang yang meminjam uang.
Simpulan yang tepat adalah
(A) para pedagang berhutang di Bank Rakyat
yang berasal dari Kampung Melayu
(B) para pedagang di Kampung Melayu tidak
memiliki jaminan di Bank Rakyat
(C) para
pedagang di Kampung Melayu
memiliki jaminan di Bank Rakyat
(D) para
pedagang yang memiliki jaminan
berhutang di Bank Rakyat
Jawaban : C

Karena para pedagang memiliki pinjaman
uang di Bank Rakyat maka para pedagang
tersebut memiliki jaminan di Bank Rakyat.

53. Semua seniman kreatif.
Sebagian ilmuwan seniman.
(A) Sebagian ilmuwan kreatif
(B) Sebagian bukan ilmuwan tidak kreatif
(C) Semua ilmuwan kreatif
(D) Semua ilmuwan tidak kreatif
Jawaban : A

Dengan hukum silogisme maka diperoleh
kesimpulan bahwa sebagian ilmuwan kreatif.

54. Sebuah hotel memiliki 6 lantai.
Kamar yang ada di lantai dua atau lebih
memiliki pintu tahan api.
Simpulan yang tepat adalah semua pintu
tahan api
(A) tidak ada di kamar di lantai satu
(B) ada di kamar di semua lantai
(C) hanya ada di kamar di lantai enam
(D) tidak ada di kamar di lantai enam
Jawaban : A

Karena kamar yang memiliki pintu tahan api
berada di lantai dua atau lebih maka tidak ada
pintu tahan api yang berada di lantai satu.

55. Ada sekolah yang menerima dan tidak
menerima dana Bantuan Operasional
Sekolah (BOS).
Pencairan dana BOS mensyaratkan
penyerahan laporan keuangan triwulan.
(A) Sekolah
menerima BOS yang belum
menyerahkan laporan keuangan triwulan
dapat mencairkan dana BOS.
(B) Sekolah
menerima BOS yang belum
menyerahkan laporan keuangan triwulan
belum dapat mencairkan dana BOS
(C) Sekolah
bukan penerima BOS yang
sudah menyerahkan laporan keuangan
triwulan belum dapat mencairkan dana
BOS
(D) Sekolah
bukan penerima BOS dapat
mencairkan dana BOS tanpa
menyerahkan laporan keuangan triwulan
Jawaban : B

Syarat pencairan BOS bagi sekolah penerima
adalah menyerahkan laporan keuangan
triwulan. Jadi, sekolah menerima BOS yang
belum menyerahkan laporan keuangan
triwulan belum dapat mencairkan dana BOS.

Nomor 56 – 65

Pilihlah jawaban yang tepat berdasarkan fakta
atau informasi yang disajikan dalam teks!

Teks I untuk menjawab soal nomor 56 samapai
dengan nomor 60.

TEKS I

Ada tujuh pemain di tim basket yaitu A, B, C, D, E,
F, dan G. Fotografer tim mencoba untuk
menempatkan mereka dalam urutan tinggi
sehingga ia dapat mengatur pemain untuk foto
tim. Saat ia mulai mengatur pemain, ia melihat
tinggi masing-masing pemain sebagai berikut:

(1) A lebih tinggi dari B.
(2) B lebih tinggi dari C.
(3) A lebih tinggi dari D.
(4) D lebih tinggi daripada E.
(5) F tidak lebih tinggi dari C.
(6) G tidak lebih tinggi dari D.
56. Berapa banyak pemain harus lebih pendek
dari A?
(A) Enam
(B) Lima
(C) Empat
(D) Tiga
57. Semua hal berikut ini bisa saja benar
KECUALI:
(A) D adalah lebih tinggi dari C
(B) C adalah lebih tinggi dari D
(C) C lebih tinggi daripada E
(D) F adalah lebih tinggi dari B
58. Berapa banyak pemain harus lebih tinggi dari
F?
(A) Tidak ada
(B) Satu
(C) Dua
(D) Tiga
59. Manakah dari berikut ini TIDAK BISA benar?
(A) B adalah lebih tinggi dari F
(B) G tidak lebih pendek dari B
(C) B adalah lebih tinggi dari C
(D) G adalah lebih tinggi dari A
60. Jika F adalah lebih tinggi dari G, yang dari
berikut ini harus benar?
(A) F adalah terpendek dari tujuh pemain
(B) D adalah lebih tinggi dari F
(C) D adalah lebih tinggi dari G
(D) C adalah lebih tinggi dari G
9



Pembahasan 56 – 65

TEKS I
Ada tujuh pemain di tim basket yaitu A, B, C, D, E,
F, dan G. Fotografer tim mencoba untuk
menempatkan mereka dalam urutan tinggi
sehingga ia dapat mengatur pemain untuk foto
tim. Saat ia mulai mengatur pemain, ia melihat
tinggi masing-masing pemain sebagai berikut:

(1) A lebih tinggi dari B.
(2) B lebih tinggi dari C.
(3) A lebih tinggi dari D.
(4) D lebih tinggi daripada E.
(5) F tidak lebih tinggi dari C.
(6) G tidak lebih tinggi dari D.
Dari informasi yang diberikan, dapat dibuat
diagram sebagai berikut:


56.Jawab: A.

A adalah tertinggi dari tujuh.

57. Jawab: D
Jika dari pernyataan B lebih tinggi dari C, dan
F tidak lebih tinggi dari C, maka pilihan E, F
adalah lebih tinggi dari B, tidak mungkin
benar. Semua pernyataan lain yang mungkin.

58.Jawab: C.
Hanya dua pemain harus lebih tinggi dari F:
pemain A dan pemain B.

59. Jawab: D.
Sejak dari diagram diatas, kita dapat melihat
bahwa A adalah tertinggi dari semua, G tidak
dapat lebih tinggi dari A. Semua laporan lain
dapat (meskipun tidak selalu harus) benar.

60. Jawab: D
Dari informasi baru, diagram akan terlihat
seperti ini:


C adalah sama dengan atau lebih tinggi dari F,
dan F lebih tinggi dari G. Oleh karena itu, G tidak
lebih tinggi dari D, dan C harus lebih tinggi dari G.

Teks II untuk menjawab soal nomor 61 sampai

65.
TEKS II
Lima planet-A, B, C, D, dan E -mengorbit di
sekitar pusat matahari, masing-masing di orbit
melingkar sendiri tetapi tidak harus dalam urutan
yang diberikan dan tidak ada orbit menyeberang
lintasan.

(1) Orbit terkecil tidak planet planet A atau B.
(2) Planet D memiliki orbit terbesar.
(3) Planet C tidak disamping orbit planet E atau
D.
(4) Planet E terdekat dengan matahari.
61. Manakah dari pernyataan berikut ini harus
benar?
(A) Orbit
planet C tidak urutan kedua dari
matahari.
(B) Orbit planet D disebelah orbit planet E.
(C) Orbit planet A disebelah orbit planet B.
(D) Orbit
planet A lebih dekat ke matahari
daripada orbit planet B.
62. Manakah dari berikut ini yang harus SALAH?
(A) Orbit planet D terletak antara orbit planet
C dan orbit planet E.
(B) Orbit planet B terletak antara orbit planet
C dan orbit planet E.
(C) Orbit planet C terletak antara orbit planet
B dan orbit planet D's.
(D) Orbit planet E lebih kecil daripada orbit
planet D.
63. Manakah dari pernyataan berikut dapat
dihasilkan dari empat informasi diatas?
(A) Orbit terkecil tidak planet A atau B.
(B) Planet D memiliki orbit terbesar.
(C) Planet C tidak disamping orbit planet E
atau D.
(D) Planet E terdekat dengan matahari.
64. Jika orbit planet B di sebelah orbit planet C,
yang mana dari berikut ini harus benar?
(A) Planet
A mengorbit lebih dekat ke
matahari daripada orbit planet C.
(B) Orbit
planet B lebih dekat ke matahari
daripada orbit planet C.
(C) Planet A mengorbit sisebelah orbit planet
B.
(D) Orbit planet A tidak di sebelah orbit planet
B.
65. Jika orbit planet A disebelah planet E, maka...
(A) Planet D di sebelah E planet.
(B) Planet B di sebelah planet D.
(C) Planet C di sebelah planet E.
(D) Planet A antara planet C dan planet D.
10



Pembahasan 66 – 70

TEKS II
Lima planet-A, B, C, D, dan E -mengorbit di
sekitar pusat matahari, masing-masing di orbit
melingkar sendiri tetapi tidak harus dalam urutan
yang diberikan dan tidak ada orbit menyeberang
lintasan.

(1) Orbit terkecil tidak planet planet A atau B.
(2) Planet D memiliki orbit terbesar.
(3) Planet C tidak disamping orbit planet E atau
D.
(4) Planet E terdekat dengan matahari.
Dari informasi yang diberikan, Anda dapat
membuat bagan untuk membantu Anda
menjawab pertanyaan seperti berikut ini:


61. Jawab: A.
Karena E adalah planet terdekat dengan
matahari dan orbit planet C tidak di samping
planet E, maka planet C tidak diurutan kedua
dari matahari.

62. Jawab: A.
Karena planet D memiliki orbit terbesar, yang
berarti terjauh dari matahari. Jadi, orbitnya
tidak dapat di antara orbit pada salah satu
planet lain. Dari informasi yang diberikan, kita
tidak bisa menentukan orbit planet B. Orbit
planet B mungkin antara planet C dan E. orbit
planet C juga mungkin antara planet B dan D.

63. Jawab: A.
Dari informasi awal dan pernyataan keempat
4, kita tahu bahwa E adalah planet terdekat
dengan matahari. Dengan demikian, kita
dapat menyimpulkan bahwa orbit terkecil
tidak planet A atau planet B.

64. Jawab: D.
Kita sudah tahu bahwa orbit planet B harus di
samping planet C, karena planet C adalah
pusat orbit dan orbit hanya tersedia untuk B
berada di kedua sisi dari orbit C.

65. Jawab: B.
Jika orbit planet A di sebelah planet E, maka
planet B harus di samping planet D.

Pilihlah satu jawaban yang merupakan kelanjutan
logis dari pola pada gambar tertentu yang ada di
atasnya!

66.
Deret gambar selanjutnya adalah ... .


(A) (B) (C) (D)
67.
Deret gambar selanjutnya adalah ... .


(A) (B) (C) (D)
68.
Deret gambar selanjutnya adalah ... .


(A) (B) (C) (D)
69.
Deret gambar selanjutnya adalah ... .


(A) (B) (C) (D)
70.
Deret gambar selanjutnya adalah ... .


(A) (B) (C) (D)
11



Nomor 66 – 70

66. Jawab : D
Deret dengan menambah sudut bintang satusatu
dan memberi warna putih, abu-abu dan
hitam bergantian dan berulang.

67. Jawab : C
Deret pengurangan jumlah sudut bangun dan
pengulangan bentuk sebelumnya dengan
garis putus-putus.

68. Jawab : B
Menggeser warna hitam pada ujung bintang
berlawanan jarum jam.

69. Jawab : D
Memutar lingkaran berlawanan jarum jam
sebesar 450.

70. Jawab : A
Memutar bidang 450 searah jarum jam.

Nomor 71 – 70

Pilihlah salah satu gambar di antara pilihan jawaban
yang dalam hal tertentu berbeda dengan yang
lainnya.

71.
Gambar yang berbeda adalah ... .


(A) (B) (C) (D)
72.
Gambar yang berbeda adalah ... .


(A) (B) (C) (D)
73.
Gambar yang berbeda adalah ... .


(A) (B) (C) (D)
74.
Gambar yang berbeda adalah ... .


(A) (B) (C) (D)
75.
Gambar yang berbeda adalah ... .

(A) (B) (C) (D)
Pembahasan Nomor 71 – 75

71. Jawaban : B
Semua segitiga yang di dalam menyinggung
sisi poligon.

72. Jawaban : A
Kedua bangun mempunyai irisan.

73. Jawaban : D
Sisi segitiga menyinggung lingkaran.

74. Jawaban : D
Kecuali gambar (D), semua garis memotong
bangun di dua titik.

75. Jawaban : D
Hanya 1 (satu) simbol saja yang dihitamkan.

12

Minggu, 23 Maret 2014

AD / ART MGMP Penjasorkes



ANGGARAN DASAR
MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN  PENJASORKES
KOTA SURAKARTA
PEMBUKAAN
Dengan Rahmat Allah Tuhan Yang Maha Esa
Kami para guru Penjas Orkes SMA/MA Kota Surakarta, menyadari pentingnya usaha bersama dalam membina, meningkatkan dan mengembangkan profesionalisme guru PENJASORKES, demi terbangunnya masyarakat modern yang berlandaskan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945.
Kami para guru PENJASORKES SMA/MA, bersepakat untuk bergabung dalam suatu wadah yang dibentuk dengan Anggaran Dasar
Berdasarkan kesepakatan ini, dan dengan semangat “ ing ngarso sung tulodho, ing madyo mangun karso, tutwuri handayani”, maka kami para guru PENJASORKES SMA/MA Kota Surakarta bersama-sama membentuk organisasi profesi yang diberi nama MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN PENJASORKES SMA/MA KOTA SURAKARTA , yang disingkat MGMP PENJASORKES SMA/MA Kota Surakarta yang memiliki Anggaran Dasar sebagai berikut :
BAB I
ORGANISASI

Pasal 1
Dasar Pendirian
MGMP PENJASORKES SMA/MA Kota Surakarta didirikan berdasarkan :
a.       Undang-undang No.2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 31 ayat (4), setiap tenaga kependidikan berkewajiban untuk meningkatkan kemampuan professional sesuai dengan tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pembangunan.
b.      Keputusan MENPAN No. 26/MENPAN/1989 tanggal 2 Mei 1989 tentang Angka Kredit Jabatan Fungsional Guru dalam lingkungan Departemen Pendidikan Nasional.
c.       Peraturan pemerintah No.38 tahun 1992 tentang Tenaga Kependidikan, Bab XIII, pasal 61 ayat 1, tenaga kependidikan dalam membentuk ikatan profesi sebagai wadah untuk meninkatkan dan/ atau mengembangkan karier, kemampuan, kewenangan professional, martabat, dan kesejahteraan tenaga pendidikan demi terciptanya tujuan pendidikan secara optimal.

BAB II
NAMA, WAKTU, DAN TEMPAT KEDUDUKAN
Pasal 1
Organisasi ini merupakan wadah profesionalisme Guru PENJASORKES SMA Negeri dan Swasta serta MA KOTA SURAKARTA yang bernama MGMP PENJASORKES SMA Kota Surakarta
Pasal 2
MGMP PENJASORKES SMA/MA Kota Surakarta sebagaimana dimaksud pada pasal 1 tersebut di atas berdiri sejak tahun 1993


Pasal 3
Tempat kegiatan MGMP PENJASORKES  adalah unit kerja ketua atau sekretaris dan tempat lain yang  ditunjuk .
Pasal 4
Pusat organisasi MGMP PENJASORKES SMA/MA Kota Surakarta berkedudukan di unit kerja ketua atau sekretaris.
BAB III
DASAR, ASAS, DAN TUJUAN
Pasal 5
MGMP PENJASORKES SMA/MA Kota Surakarta berdasarkan Pancasila dan UUD 1945
Pasal 6
MGMP PENJASORKES SMA/MA Kota Surakarta berasaskan kekeluargaan, musyawarah dan mufakat.
Pasal 7
MGMP PENJASORKES SMA/MA Kota Surakarta bertujuan
  1. Memotivasi para guru meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam merencanakan, melaksanakan, danl membuat evaluasi program kegiatan pembelajaran dalam rangka meningkatkan keyakinan diri sebagai guru profesional.
  2. Mewujudkan kemampuan dan kemahiran guru dalam melaksanakan pembelajaran sehingga dapat menunjang usaha penigkatan dan pemerataan mutu pendidikan.
  3. Mendiskusikan permasalah yang dihadapi dan dialami oleh guru dalam melaksanakan tugas sehari-hari dan mencari alternatif pemecahannya sesuai dengan karakteristik mata pelajaran, guru, kondisi sekolah, dan lingkungannya.
  4. Membantu guru memperoleh informasi teknis edukatif yang berkaitan dengan kegiatan ilmu pengetahuan dan teknologi, kegiatan kurikulum , metodologi, sistem pengajaran yang sesuai dengan mata pelajaran PENJASORKES.
  5. Saling berbagi informasi dan pengalaman dari hasil lokakarya, simposium, seminar, diklat, penelitian tindakan kelas, referensi, dan lain-lain yang dibahas bersama di sekretariat MGMP
  6. Mampu menjabarkan, merusmuskan agenda reformasi  sekolah khususnya pusat pembelajaran di kelas sehingga terproses reorientasi pembelajaran yang efektif.

BAB IV
KEDAULATAN
Pasal 8
Kedaulatan MGMP PENJASORKES SMA Kota Surakarta berada di tangan anggota dan dilaksanakan sepenuhnya oleh rapat anggota.










BAB V
SIFAT
Pasal 9
MGMP PENJASORKES SMA Kota Surakarta sebagaimana dimaksud pada pasal 1 di atas merupakan organisasi non struktural yang bersifat mandiri .
BAB VI
KEANGGOTAAN
Pasal 10
  1. Keanggotaan MGMP PENJASORKES SMA Kota Surakarta terdiri atas semua guru PENJASORKES SMA/MA negeri dan Swasta.
  2. Syarat-syarat keanggotaan diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.
BAB VII
HAK DAN KEWAJIBAN
Pasal 11
Anggota MGMP PENJASORKES SMA Kota Surakarta mempunyai hak dan kewajiban yang diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.
BAB VIII
SUSUNAN DAN MASA BHAKTI PENGURUS
Pasal 12
Susunan pengurus MGMP PENJASORKES SMA Kota Surakarta diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.
Pasal 13
Masa bhakti pengurus MGMP PENJASORKES SMA Kota Surakarta diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.
BAB IX
HAK DAN KEWAJIBAN PENGURUS
Pasal 14
Hak dan kewajiban pengurus MGMP PENJASORKES SMA Kota Surakarta  diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.
BAB X
PERMUSYAWARATAN
Pasal 15
Jenis Permusyawaratan diatur dalam Anggaran Rumah Tangga

BAB XI
KEUANGAN
Pasal 16
Keuangan organisasi didapat dari iuran anggota dan pihak lain yang bersifat tidak mengikat.
BAB XII
PEMBUBARAN MGMP PENJASORKES KOTA SURAKARTA
Pasal 17
  1. Pembubaran MGMP PENJASORKES SMA Kota Surakarta hanya dapat dilakukan oleh rapat pleno yang khusus untuk keperluan itu, dengan ketentuan  kuorum dan pengambilan kepetusan diatur Anggaran Rumah Tangga.
  2. Tata cara pembubaran MGMP PENJASORKES SMA Kota Surakarta diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.
  3. Hal-hal yang menyangkut kekayaan dan kepemilikan MGMP PENJASORKES SMA Kota Surakarta akibat pembubaran sebagaimana tercantum pada ayat 1 dan 2 teersebut diatur dalam rapat pleno.
BAB XIII
PENUTUP
Pasal 18
  1. Segala sesuatu yang belum diatur dalam Anggaran Dasar ini akan diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.
  2. Anggaran Dasar ini hanya dapat diubah dalam rapat pleno yang khusus untuk itu.
  3. Anggaran Dasar ini berlaku sejak ditetapkan.
Disahkan di  : Surakarta
                                                                                                Tanggal        :     Maret 2014


Ketua MGMP                                                                         Sekretaris,
Penjas Orkes SMA/MA                                             
Kota Surakarta,



Drs. Mujono  Yasin                                                     Setya Anung Haryanto, S.Pd. M.Or
NIP. 19581118 198403 1 009                                     NIP. 19861031 200902 1 002



Mengetahui,
Kepala SMA MTA Kota Surakarta
Selaku Koordinator MGMP Penjas Orkes SMA / MA Kota Surakarta



Drs. Diastono
NIP. -



ANGGARAN RUMAH TANGGA
MUSYAWARAH GURU PENJASORKES KOTA SURAKARTA
BAB I
KEANGGOTAAN
Pasal 1
Anggota
1)      Angggota MGMP PENJASORKES SMA Kota Surakarta
1.      Guru  PENJASORKES  SMA Negeri dan Swasta Kota Surakarta
2.      Guru  PENJASORKES MA Negeri dan Swasta Kota Surakarta
2)      Setiap anggota mewakili sekolah yang menjadi tempat tugasnya
Pasal 2
Syarat
1)      Guru  PENJASORKES SMA/MA  Negeri dan Swasta yang berada di wilayah KOTA SURAKARTA
2)      Sanggup menaati dan melaksanakan semua keputusan dan peraturan organisasi
Pasal 3
Kewajiban
1)     Menjunjung tinggi nama baik dan kehormatan MGMP PENJASORKES SMA/MA Kota Surakarta  serta memiliki keterikatan secara formal.
2)     Tunduk dan patuh kepada Anggaran Dasar  dan Anggaran RumahTangga dan keputusan MGMP PENJASORKES SMA/MA Kota Surakarta .
3)     Mengikuti secara aktif kegiatan MGMP PENJASORKES SMA/MA Kota Surakarta
4)     Mendukung dan munyukseskan seluruh program MGMP PENJASORKES SMA/MA Kota Surakarta
5)     Menghadiri setiap ada pertemuan.
6)      Memberitahu kepada pengurus secara tertulis atau lisan apabila tidak dapat  menghadiri rapat sebagaimana butir nomor 5.
7)      Memelihara terwujudnya persatuan dan kesatuan sesama anggota.
Pasal 4
Hak
1)      Mengikuti kegiatan yang diadakan/diselenggarakan  oleh MGMP PENJASORKES SMA/MA Kota Surakarta
2)      Memperoleh pelayanan, pembelaan, pendidikan dan pelatihan serta bimbingan dari MGMP PENJASORKES SMA/MA Kota Surakarta
3)      Mengemukakan pendapat, mengajukan pertanyaan, memberikan usul dan saran yang bersifat membangun.
4)      Memilih dan dipilih menjadi pengurus MGMP PENJASORKES SMA/MA Kota Surakarta


Pasal 5
Masa akhir keanggotaan
1)      Meninggal dunia
2)      Purna tugas/pensiun
3)      Mutasi keluar daerah Kota Surakarta.
4)      Menjadi Kepala Sekolah.
BAB II
SUSUNAN PENGURUS
Pasal 7
Pengurus MGMP PENJASORKES SMA/MA KOTA SURAKARTA berjumlah 11 orang terdiri atas :
  1. Ketua
  2. Wakil ketua
  3. Sekretaris 1
  4. Sekretaris 2
  5. Bendahara 1
  6. Bendahara 2
  7. Koordinator

BAB III
PEMILIHAN PENGURUS
Pasal 8
1)     Pengurus MGMP PENJASORKES SMA/MA Kota Surakarta  dipilih dari dan oleh anggota dalam rapat pleno setiap akhir periode kepengurusan.
2)     Pengurus dipilih setiap 3 tahun  sekali sampai terbentuknya kepengurusan yang baru.
3)     Pengurus lama dapat dipilih kembali.


BAB IV
MASA BHAKTI KEPENGURUSAN
Pasal 9
1)      Masa bakti kepengurusan ditetapkan untuk masa 3 tahun
2)     Masa bakti kepengurusan berakhir bersamaan dengan disyahkannya menjelang pembentukan kepengurusan yang baru.
3)      Masa bakti kepengurusan paling lama 2 periode berturut-turut
BAB V
SYARAT-SYARAT MENJADI PENGURUS
Pasal 10
Syarat
1)      Sebagai anggota aktif.
2)      Memahami dan menguasai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.
BAB VI
HAK DAN KEWAJIBAN PENGURUS
Pasal 11
Kewajiban
1)     Menjalankan semua ketentuan yang tercantum dalam AD/ART rumah tangga , semua peraturan MGMP dan keputusan MGMP PENJASORKES.
2)      Menyelenggarakan rapat anggota.
3)      Menyelenggarakan rapat pengurus.
4)      Memberikan pertanggungjawaban pada rapat anggota akhir masa bakti.
5)      Memberikan informasi dan atau hasil rapat pleno kepada pihak-pihak terkait.
Pasal 12
H a k
1)     Mengikuti pelatihan-pelatihan atau penataran yang terkait dengan kegiatan MGMP PENJASORKES.


BAB VII
PERGANTIAN PENGURUS ANTAR WAKTU
Pasal 13
1)     Pergantian pengurus dapat dilakukan sebelum masa baktinya berakhir apabila yang bersangkutan sudah tidak aktif menjadi guru PENJASORKES Kota Surakarta.
2)      Pengisian kekosongan pengurus dilaksanakan dalam rapat pleno.
BAB VIII
PERAN DAN TUGAS  MGMP PENJASORKES
Pasal 14
Peran
1)      Reformator dalam classroom reform, terutama dalam reorientasi pembelajaran efektif.
2)     Mediator dalam pengembangan dan peningkatan kompetensi guru terutama dalam pengembangan kurikulum dan sistem pengujian.
3)      Pendukung pendidikan dalam inovasi manajemen kelas dan manajemen sekolah.
Pasal 15
Fungsi
Sebagai wadah guru PENJASORKES KOTA SURAKARTA untuk meningkatkan Profesionalisme.
BAB IX
WEWENANG
Pasal 16
Berkaitan dengan peran dan tugas MGMP seperti tersebut dalam pasal 14, 15 di atas, MGMP PENJASORKES KOTA SURAKARTA  berwenang.
1)      Menghimpun dana dari anggota sesuai dengan ketentuan yang terdapat dalam Anggaran Dasar /Anggaran Rumah Tangga.
2)      Memberikan masukan kepada K3S dan BKS Kota Surakarta.
3)      Memberikan masukan kepada anggota mengenai  inovasi bidang pendidikan.
4)      Memberikan masukan terhadap instansi yang terkait.


BAB X
PERMUSYAWARATAN DAN RAPAT-RAPAT
Pasal 17
1)      Rapat anggota diadakan untuk :
a)  Hal-hal lain yang menyangkut kepentingan anggota.
b) Memilih pengurus MGMP PENJASORKES
c)  Menilai pertanggungjawaban pengurus
2)     Rapat anggota diselenggarakan sekurang-kurang 2 kali dalam satu semester.
3)     Dalam keadaan istimewa dapat diadakan rapat sewaktu-waktu atas pertimbangan pengurus.
4)     Rapat anggota dinyatakan syah  apabila disetujui sekurang-kurangnya setengah yang hadir.
5)      Pengambilan keputusan diupayakan musyawarah mufakat.
6)     Apabila pengambilan keputusan sebagaimana butir 5) tersebut tidak dapat dilaksanakan maka keputusan  diambil dengan suara terbanyak.
7)     Keputusan rapat dinyatakan sah apabila disetujui oleh sekurang-kurangnya setengah + 1 anggota yang  hadir.

Pasal 18
1)      Rapat terdiri atas :
a)  Rapat anggota paripurna/pleno
b) Rapat pengurus harian
2)      Rapat pengurus  harian diadakan 1 bulan 1 kali dan sewaktu-waktu jika ada hal penting.
BAB XI
KEUANGAN
Pasal 19
1)      Sumber keuangan MGMP PENJASORKES berasal dari
a.  Iuran anggota
b.  Pihak lain yang bersifat tidak mengikat
2)     Pengurus MGMP PENJASORKES mempertanggungjawabkan penerimaan, pengelolaan, dan atau penggunaan dana MGMP PENJASORKES pada seluruh anggota di dalam rapat pari purna.
3)     Laporan keuangan  disampaikan secara tertulis oleh pengurus  MGMP PENJASORKES dalam rapat anggota paripurna.





BAB XII
PERUBAHAN ANGGARAN DASAR /ANGGARAN RUMAH TANGGA
Pasal 20
1)      Usul perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga dapat dilakukan atas usul sekurang-kurangnya lebih dari setengah  anggota yang hadir .
2)      Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga dapat dilaksanakan sekurang-kurangnya ½   (setengah) + 1 dari jumlah yang hadir yang memenuhi kuorum.
BAB XIII
PENUTUP
Pasal 21
1)      Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ini akan dibahas pada rapat anggota.
2)      Anggaran Rumah Tangga ini ditetapkan oleh rapat anggota dan mulai berlaku sejak tangga ditetapkan.
Ditetapkan di     : Surakarta
Pada tanggal      :       Maret 2014

Ketua MGMP                                                                                     Sekretaris,
Penjas Orkes SMA/MA                                             
Kota Surakarta,




Drs. Mujono  Yasin                                                                 Setya Anung Haryanto, S.Pd. M.Or
NIP. 19581118 198403 1 009                                                NIP. 19861031 200902 1 002



Mengetahui,
Kepala SMA MTA Kota Surakarta
Selaku Koordinator MGMP Penjas Orkes SMA / MA Kota Surakarta




Drs. Diastono
NIP. -